Tuesday, 10 May 2016

Apalagi Yang Kurang

Dia berjalan dengan keterbatasan
Tapi dia tidak ada keluhan
Dia lahir dengan keterbatasan
Tapi dia menerimanya dengan keikhlasan

Apa lagi yang kurang dari diri kita..?
Berjalan dengan penuh kemudahan
Tapi masih saja ada yang dikeluhkan
Lahir dengan kesempurnaan
Tapi masih saja bicara ketidakadilan

Apa lagi yang kurang dari diri kita..?
Diamanahi rumah yang nyaman
Diberikan pekerjaan
Dianugrahi keluarga penuh kehangatan

Masih juga mau bilang berkekurangan..?
Dibilang hidup butuh uang, ya memang butuh..
Tapi sewajarnya saja mencarinya
Gak perlu sikut—sikutan

Karena semua yang ada pada kita
Semua sudah sesuai dengan porsinya
Ingatlah, Dia Yang maha Mengetahui
Maka jangan jadi manusia yang sok tahu

Kita Juga Dulu Begitu

Rasa kesal, marah, lelah atau apapun itu pasti pernah dirasakan semua orang tua.

Anak susah makan, rewel entah kenapa, meminta sesuatu yang berulang-ulang yang membuat orang tua jengkel.

Padahal kita yang memohon-mohon diberikan kepercayaan untuk diberikan keturunan. Tapi kita juga yang membuat semuanya menjadi beban. Manusia oh manusia.

Seharusnya kita juga ingat, kita hadir di dunia tidak langsung "jreng" jadi sebesar ini. Semuanya melewati proses yang panjang. Setidaknya untuk mereda semua rasa marah kesal jengkel dan apapun itu terhadap anak kita sebaiknya kita harus ingat bahwa KITA JUGA DULU BEGITU.